Jumat, 15 Februari 2013

PELATJURDAS V 2012


Pelatjurdas merupakan singkatan dari  pelatihan  jurnalistik dasar. Pelatjurdas adalah salah satu pelatihan yang berfungsi sebagai dasar kita dalam melakukan kegiatan jurnalistik. Disana kita dibekali cara-cara dan langkah-langkah dalam jurnalistik. Pelatihan ini sangat penting untuk kita semua. Tak hayal D3 Teknik Elektro ITS mengadakan pelatihan ini guna sebagai bekal untuk melakukan kegiatan jurnalistik bagi mahasiswa baru. Karena pentingnya pelatihan ini D3 Teknik Elektro ITS atau D3TEKTRO mengadakan pelatihan ini setiap tahun, dan pada tahun ini adalah pelatihan yang ke V sejak di adakannya pada tahun 2008. Untuk itu kegiatan ini tetap diadakan setiap tahun. Untuk Pelatihan jurnalistik dasar ini, diadakan tingkat jurusan yang sebelumnya di screening terlebih dahulu. Screening adalah penyaringan untuk Pelatjurdas ini yang diadakan pada tanggal 19 dan 20 Nopember 2012. Dari jumlah peserta yang mengikuti Screnning pelatjurdas adalah 149 anak, yang selanjutnya terpilihlah 37 anak yang mengikuti pelatjurdas V. Pelatihan ini sendiri diadakan tanggal 24 - 25 Nopember 2012.

Pada hari pertama kami di bekali cara pengenalan website dan sebagai pematerinya adalah mas Septian Dwi Chandra. Dari sini kami mendapatkan pengenalan Website, arti website itu sendiri, macam-macam website, bahasa pemrograman website dan pelatihan tentang pembuatan website. Untuk kesimpulan materinya sebagai berikut :

1. Nama domain (Domain name/URL – Uniform Resource Locator)

 Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia internet. Contoh : http://www.baliorange.net

            Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia adalah :
 - .co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
 - .ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
 - .go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
 - .mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
 - .or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori “ac.id”,”co.id”,”go.id”,”mil.id” dan lain lain
 - .war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia
 - .sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMU
 - .web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di World Wide Web.

2. Rumah tempat website (Web hosting)

 Web Hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar, video, data email, statistik, database dan lain sebagainya yang akan ditampilkan di website. Besarnya data yang bisa dimasukkan tergantung dari besarnya web hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar web hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam website.

3. Bahasa Program (Scripts Program)

 Adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam website yang pada saat diakses. Jenis bahasa program sangat menentukan statis, dinamis atau interaktifnya sebuah website. Semakin banyak ragam bahasa program yang digunakan maka akan terlihat website semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat bagus.

 Beragam bahasa program saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas website. Jenis jenis bahasa program yang banyak dipakai para desainer website antara lain HTML, ASP, PHP, JSP, Java Scripts, Java applets, XML, Ajax dsb. Bahasa dasar yang dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan PHP, ASP, JSP dan lainnya merupakan bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis, dan interaktifnya situs.

4. Desain website

 Setelah melakukan penyewaan domain name dan web hosting serta penguasaan bahasa program (scripts program), unsur website yang penting dan utama adalah desain. Desain website menentukan kualitas dan keindahan sebuah website. Desain sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah website.

5. Publikasi website

 Keberadaan website tidak ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau dikenal oleh masyarakat atau pengunjung internet. Karena efektif tidaknya situs sangat tergantung dari besarnya pengunjung dan komentar yang masuk. Untuk mengenalkan situs kepada masyarakat memerlukan apa yang disebut publikasi atau promosi.

 Publikasi situs di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan pamlet-pamlet, selebaran, baliho, kartu nama dan lain sebagainya tapi cara ini bisa dikatakan masih kurang efektif dan sangat terbatas. Cara yang biasanya dilakukan dan paling efektif dengan tak terbatas ruang atau waktu adalah publikasi langsung di internet melalui search engine-search engine (mesin pencari, spt : Yahoo, Google, MSN, Search Indonesia, dsb).

 Cara publikasi di search engine ada yang gratis dan ada pula yang membayar. Yang gratis biasanya terbatas dan cukup lama untuk bisa masuk dan dikenali di search engine terkenal seperti Yahoo atau Google. Cara efektif publikasi adalah dengan membayar, walaupun harus sedikit mengeluarkan akan tetapi situs cepat masuk ke search engine dan dikenal oleh pengunjung.

            Web itu dibagi menjadi  2 :

Pengertian Web statis adalah sebuah web yang isinya tidak bisa dirubah-rubah dan tidak memiliki data base sebagai tempat penyimpanan kontennya. Apabila inggin mengubah isi dari website, harus melakukan perubahan tulisan yang tertanam pada file perogram terdsebut , sehingga penguasaan bahasa pemograman harus benar-benar dikuasai dengan baik.
 Contoh dari pemograman statis ini adalah HTML dan CSS
 Contoh website statis adalah berisi profil perusahaan

Pengertian Web Dinamis adalah sebuah web yang isinya dapat dirubah sewaktu-waktu tanpa melalui perubahan code pada file web, akan tetapi melalui halaman administrator. Content yang tampil dalam web dinamis tersimpan pada sebuah data base sehingga orang awam pun bisa merubah isi content web tanpa penguasaan bahasa pemograman web.
 Biasanya web ini tersusun dari bahasa pemograman yaitu HTML,CSS dan berhubungan dengan database MySQL.
 Contoh website dinamis adalah seperti Friendster, Multiply, dllWeb Statis
Selalu menampilkan informasi yang sama kepada semua pengguna

Keuntungan
Cepat dan mudah dalam pengaksesan bahkan oleh orang yang tidak punya pengalaman
Ideal untuk menunjukkan cara kerja sebuah situs
Cukup satu salinan untuk semua orang

Kekurangan
Susah dikelola jika situs semakin besar
Sulit untuk up to date
Kesulitan untuk personalisasi pengunjung

Web Dinamis

Perluasan kemampuan html
Menggunakan perangkat lunak tambahan
Perubahan informasi dalam halaman web dapat ditangani melalui peubahan data, bukan melalui perubahan kode program
Aplikasi web dapat dikoneksikan dengan database
Perubahan informasi menjadi tanggung jawab operator dan bukan tanggung jawab web master

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis
Interaksi antara pengunjung dengan pemilik web
 Dalam web statis tidak dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum dll
Adanya script language yang digunakan
 Web statis hanya menggunakan HTML saja, sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web seperti PHP atau ASP.
Penggunaan database
 Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti mysql, oracle, dll untuk menyimpan dan memproses data
Content
Content dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang diupdate, sementara content dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering diupdate.

Untuk materi yang kedua yaitu Wawasan Jurnalistik dan Sharing media yang di bawakan oleh Mas Haryanto dan Mbak Unesia Drajadispa. Di sini kami dibekali semua tentang jurnalistik dan media namun hanya inti-intinya saja. Materi seperti halnya berikut:
Jurnalistik sendiri mempunyai pengertian yaitu mencari dan menyebarkan berita. Pelakunya disebut dengan jurnalis atau wartawan. Kemudian dijelaskan tentang pers. Pers à mesin cetak atau artinya adalah lembaga yang menyebarkan berita.

Fungsi Pers :
Menyiarkan informasi
Mendidik
Menghibur
Mempengaruhi

 Selanjutnya adalah berita.

Berita  kabar, cerita / keterangan mengenai kejadian / peristiwa yang hangat peristiwa yang telah dimuat di media massa.

Yang penting yaitu harus mempunyai news value:

1.      Kedekatan
2.      Bencana
3.      Konflik
4.      Kemashuran
5.      Dampak
6.      Unik
7.      Baru (actual)
8.      Controversial
9.      Human Interest
10.  Ketegangan

- Reportase
Kegiatan pengumpulan fakta dan data sekitar peristiwa. Harus memenuhi 5W +1H

−Teknik Reportase

Perencanaan berita
Mencari bahan berita
Menulis naskah berita
Menyunting berita

Panduan / Rambu

-          Kode etik jurnalis
-          Kejujuran
-          Perlakuan adil, tidak memihak
-          Teliti

Wawancara

Mencari informasi ke narasumber

Supaya Eksis

1.Menumbuhkan fanatisme pembaca.
2. Buang status gengsi

Pada akhir Sesi ada penugasan esai tentang wawancara dan fotografi yang di berikan beberapa format dan evaluasi dari komisi disiplin ke peserta.

Keesokan harinya yaitu hari kedua kami diberi materi tentang Fotografi Dasar dan Etika Fotografi Jurnalitik yang di sampaikan oleh Mas Heri Purnomo. Di Sini kami diajarkan penggunaan kamera dengan benar, dan juga bagian-bagiannya serta teknik-tekniknya. Untuk lebih jelasnya simak dibawah ini :

Teknik dasar fotografi :

1.      Memahami pencahayaan
2.      Memotret tanpa flash
-ISO Semakin tinggi angka, cahaya yang dihasilkan semakin terang
-Shutter Kecepatan kamera untuk menangkap cahaya
-Tripod Ketepatan biar stabil
3.      Menjelajahi sudut
-Sebaiknya jangan terpaku sudut pengambilan sudut datar, sesekali coba sudut pandang yang tajam dan miring agar lebih menarik.
4.      Jangan tantang matahari
-Subjek akan terlihat gelap
5.      Hindari zoom digital
-Gambar akan pecah

Lighting

*Flash àSumber cahaya, camdig ada flash internal
*Timing
Dalam timing waktu yang tepat adalah pagi hari sebelum jam 9 dan sore sebelum jam 6 sore.

≥Ciri Fotografi Jurnalistik:

1.      Memiliki nilai berita dan menjadi berita itu sendiri
2.      Melengkapi suatu berita / artikel
3.      Dimuat pada suatu media

≥Nilai Foto:

1.      Actual
2.      Berhubungan dengan berita
3.      Kejadian luar biasa
4.      Promosi
5.      Kepentingan
6.      Human interest
7.      Universal

≥Media Pers

-Media cetak
-Media elektronik

≥Jenis Foto Jurnalistik

1.      Sport news àtanpa rencana
2.      General news àfoto terencana
3.      Foto feature àfoto mendukung artikel
4.      Foto esai àkumpulan foto yang bercerita

≥Etika Fotografi

Dimana menangkap momen tanpa ketahuan, harus bisa memikirkan timing yang tepat.

Dan materi terakhir yaitu tentang Penulisan Berita Dan Wawancara yang di sampaikan langsung oleh wartawan Jawa Pos yaitu Mas Juneka. Pada materi “Teknik Menulis dan Wawancara”, saya mendapatkan pengetahuan tentang teknik wawancara, macam-macam berita, cara menemukan inspirasi dalam menulis dan lain-lain. Lebih jelasnya lihat di bawah ini :
v  Wawancara àlebih terkonsep à penggalian data
v  Observasi : pengamatan lapangan
v  Wawancara : melengkapi semua dari observasi
v  Pustaka / data

Pada saat di lapangan harus sudah mempunyai konsep yang baik

-          Harus beda dengan yang kain
-          Kedekatan dengan pembaca
-          Bombastis

Yang penting adalah wartawan harus melindungi narasumber

Penulisan berita

-          Hard news à Struktur tulisan
-          Soft news

Selanjutnya adalah Simtot atau Simulasi Total yang dilakukan secara kelompok dengan tugas masing-masing yang berbeda. Sayangnya saya tidak bisa mengikuti kegiatan Simtot ini di karenakan ada rapat FRN yang di adakan oleh UKM robotika.

Semoga dengan coretan-coretan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dari saya dan semoga sukses. Keep Smile.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar